sumber twitter mark Ramon Archundia, Malaikat Penyelamat Iguana Cetak halaman ini

Ramon Archundia, Malaikat Penyelamat Iguana

Ditulis oleh  Ady Nugraha
Diterbitkan di gaya hidup

iguana 1

Ilustrasi Via Costamayalife

 

Sumber.com - Kawan Sumber, iguana adalah salah satu jenis hewan yang terancam mengalami kepunahan. Jika tidak dilestarikan, populasi iguana akan terus berkurang dan akan hilang. Salah satu jenis iguana yang terancam punah adalah jenis iguana biru, yang kini hanya berjumlah beberapa saja di dunia.

 

Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) mendata pada tahun 2012 lalu, bahwa spesies yang satu ini hanya berjumlah 25-30 saja di alam semesta. Namun setelah melakukan beberapa langkah, jumlahnya bisa dikatrol hingga mencapai ratusan.

 

Adalah seorang pria asal Meksiko bernama Ramon Archundia yang peduli terhadap fenomena kelangkaan iguana. Dimasukkan kedalam kategori reptil langka oleh pemerintah setempat, Ramon bermaksud untuk mengantisipasi iguana dari kepunahan. 

 

Dikutip dari laman www.odditycentral.com,  Ramon merawat ratusan iguana di tempat perlindungan khusus reptil. Kadal-kadal bersisik ini menempati lahan luas yang diberi nama Iguanario. Menurut sumber tersebut, Meksiko merupakan salah satu negara yang memberlakukan iguana dengan tidak wajar. 

 

Berada di pusat Kota Manzanillo, Meksiko, Iguanario menjadi tempat iguana bertahan hidup di alam liar. Awalnya, Ramon menyelematkan sepasang reptil dan merawatnya di kandangnya. Namun seiring dengan bertambahnya waktu, jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 670 ekor. 

 

 

Ramon ingin para iguana itu diperlakukan dengan "normal" layaknya hidup di alam liar. Terkadang ia juga memberikan sentuhan kasih sayang dengan membiarkan reptil-reptil itu berkumpul di sekelilingnya pada waktu makan. Setidaknya, Ramon harus menyiapkan 180 kg makanan setiap harinya untuk iguana-iguana tersebut. 

 

Untungya, masih ada beberapa orang yang peduli terhadap Ramon dan iguana miliknya, sehingga Ramon mendapat beberapa pasokan makanan berupa sayuran dan daging. PROFEPA, badan perlindungan lingkungan Meksiko sempat berniat menyita iguana-iguana Ramon dan menutup penangkaran miliknya. Pasalnya, hewan-hewan itu tergolong langka dan tidak terdaftar. Namun organisasi pecinta binatang lokal menentang tindakan ini. 

 

Mereka membantu Ramon untuk melengkapi berbagai dokumen-dokumen yang dibutuhkan agar niat mulianya untuk merawat ratusan iguana tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku di Meksiko.

 

Baca JugaAnjing vs. Kucing, Pintaran Siapa Sih?

Baca 186 kali Terakhir diubah pada Rabu, 06 Desember 2017 11:34
Nilai Artikel ini
(0 pemilihan)

Terkini dari Ady Nugraha

Artikel Terkait

Seputar Penulis

Ady Nugraha

Seorang pria lulusan Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran. Disamping aktif dalam dunia tulis-menulis, beliau juga menyukai fotografi dan sepakbola.

Facebook: Ady Nugraha